Download Kimia Anorganik PDF

TitleKimia Anorganik
File Size2.2 MB
Total Pages202
Document Text Contents
Page 2

BUKU TEKS KIMIA ANORGANIK ONLINE
Taro Saito,
diterjemahkan dari versi Bahasa Inggrisnya
oleh Ismunandar

MUKI KAGAKU by Taro Saito
© 1996 by Taro Saito
Reproduced by permission of Iwanami Shoten, Publishers, Tokyo

Sesuai dengan kesepakatan dengan Iwamani Shoten, buku online ini, hanya diperbolehkan digunakan dalam bentuk file elektronik, digunakan hanya untuk tujuan
pendidikan, untuk guru, siswa, dosen, dan mahasiswa sarjana dan pascasarjana. Tidak boleh didistribusikan dalam bentuk tercetak.



Kimia Anorganik

1

Page 101

92

c Sulfida logam

Disulfida berlapis, MS2, adalah logam transisi sulfida yang penting. Logam sulfida ini

menunjukkan dua jenis struktur. Yang pertama memiliki lingkungan logam dalam kordinasi

prisma segitiga dan yang lain ion logamnya dalam koordinasi oktahedral.

MoS2 adalah senyawa molibdenum sulfida yang paling stabil bewarna hitam. L. Pauling

menentukan struktur MoS2 pada tahun 1923. Strukturnya dibangun oleh lapisan dua lapisan

belerang dan di antaranya ada lapisan molibdenum yang terinterkalasi (Gambar 4.19). Atau, dua

lapisan belerang ditumpuk dan lapisan molibdenum dimasukkan diantaranya. Oleh karena itu,

lingkungan koordinasi setiap molibdenum adalah prisma segitiga atom belerang. Karena tidak ada

ikatan antara lapisan belerang, lapisan itu mudah menggelincir satu sama lain, menghasilkan efek

pelumas seperti grafit. MoS2 digunakan sebagai pelumas padat yang ditambahkan ke oli dan

digunakan sebagai katalis dalam reaksi hidrogenasi.



Gambar 4.19 Struktur MoS2.

ZrS2, TaS2, dsb memiliki struktur CdI2, yang memiliki atom logam dalam koordinasi oktahedral

yang terbangun oleh atom belerang.

Senyawa fasa Chevrel. Ada senyawa superkonduktor yang disebut dengan fasa Chevrel yang

merupakan contoh penting senyawa khalkogenida molibdenum dengan rumus umum MxMo6X8

Page 102

93

(M = Pb, Sn, dan Cu; X = S, Se, dan Te), dan enam atom molibdenum membentuk kluster

oktahedral reguler dan delapan atom khalkogen menutup kedelapan muka kluster. Satuan kluster

ini dihubungkan secara 3-dimensi (Gambar 4.20). Karena struktur kluster atom molibdenum

mirip dengan kluster molibdenum dikhlorida, MoCl2 (=MO6Cl8)Cl2Cl4/2), kimia struktur senyawa

ini telah mendapat perhatian besar seperti juga sifat-sifat fisiknya.



Gambar 4.20 Struktur SnMo6S8.

4.5 Halogen dan halida
Asal kata halogen adalah bahasa Yunani yang berarti produksi garam dengan reaksi langsung

dengan logam. Karena kereaktifannya yang sangat tinggi, halogen ditemukan di alam hanya dalam

bentuk senyawa. Sifat dasar ditunjukkan dalam Tabel 4.6 dan Tabel 4.7. Konfigurasi elektron

halogen adalah ns2np5, dan halogen kekurangan satu elektron untuk membentuk struktur gas mulia

yang merupakan kulit tertutup. Jadi atom halogen mengeluarkan energi bila menangkap satu

elektron. Jadi, perubahan entalpi reaksi X(g) + e → X-(g) bernilai negatif. Walaupun afinitas

elektron didefinisikan sebagai perubahan energi penangkapan elektron, tanda positif biasanya

digunakan. Agar konsisten dengan perubahan entalpi, sebenarnya tanda negatif yang lebih tepat.

Page 202

193

struktur Lewis .................................................. 14

Struktur zink blenda ......................................... 26

sudut kerucut ................................................... 74

suhu Curie ...................................................... 144

suhu Neel. ...................................................... 144

superasam ........................................................ 56

superoksida ...................................................... 75

Tembaga (I) khlorida ...................................... 109

teori medan kristal ......................................... 129

Teori medan ligan .......................................... 129

tetapan Madelung ............................................ 20

Tetrakhlorosilan ............................................. 103

Timah (IV) khlorida ......................................... 106

Titanium (IV) khlorida ..................................... 106

transfer muatan .............................................. 140

transisi d-d ...................................................... 140

transisi medan ligan ....................................... 140

unsur golongan utama ........................................9

unsur transisi ......................................................9

Voltametri siklis ...............................................52

zeolit 79

zirkonia yang distabilkan. ................................91

Zirkonium(IV) tetrakhlorida ............................ 107

Similer Documents