Download Pintu Sorong Hidrolika PDF

TitlePintu Sorong Hidrolika
File Size936.3 KB
Total Pages48
Document Text Contents
Page 48

Bab 2 Pintu Sorong dan Air Loncat Laporan Praktikum Hidrolika




68


Kelompok 2 Jurusan Teknik Sipil

Universitas Gunadarma

2.11 KESIMPULAN

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, praktikan dapat mengetahui

sifat aliran yang melewati pintu sorong. Pada pintu sorong, pengoperasian tinggi

bukaan pintu sorong menentukan nilai debit aliran (Q), serta menentukan pula

tinggi dari hulu dan hilir aliran.

Dari data yang diperoleh dapat praktikan ketahui nilai koefisien kecepatan

(Cv) dan koefisien kontraksi (Cc) dengan menggunakan rumus yang sudah

ditetapkan. Selain itu, praktikan juga dapat menghitung besarnya gaya-gaya yang

bekerja pada pintu sorong, yaitu Fg dan Fh untuk setiap percobaan yang dilakukan.

Diperoleh kesimpulan, bahwa untuk percobaan dengan debit tetap, nilai Fg dan Fh

akan semakin besar pada saat tinggi bukaan pintu sorong semakin kecil

(berbanding terbalik), sedangkan untuk percobaan dengan debit berubah, semakin

besar debit (Q) yang diberikan akan semakin besar pula nilai Fg dan Fh

(berbanding lurus).

Praktikan juga dapat mengetahui profil aliran air loncat. Profil aliran air

loncat ditunjukan dengan harga bilangan Froude, serta ditentukan berdasarkan

balok berpenampang (end sill). Pembentukan air loncat sangat dipengaruhi oleh

kedalaman air di hilir pintu sorong (Y1). Semakin rendah nilai Y1 akan

menghasilkan air loncat yang semakin tinggi.

Dari data yang diperoleh, praktikan dapat menghitung nilai besarnya

kehilangan energi (ΔH) akibat air loncat yang terjadi. Selain itu, praktikan juga

dapat menghitung kedalaman kritis (Yc) dan energi minimum (Em). Nilai Yc

berbanding lurus dengan nilai Em yang dihasilkan.

Similer Documents