Download SOP taeniasis PDF

TitleSOP taeniasis
File Size108.8 KB
Total Pages3
Document Text Contents
Page 2

dan mengandung larva sistiserkosis.

b. Higiene yang rendah dalam pengolahan makanan bersumber

daging.

c. Ternak yang tidak dijaga kebersihan kandang dan makanannya.

2. Petugas melakukan Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Fisik:

a. Pemeriksaan tanda vital.

b. Pemeriksaan generalis: nyeri ulu hati, ileus juga dapat terjadi

jika strobila cacing membuat obstruksi usus.

3. Petugas melakukan Pemeriksaan Penunjang

a. Pemeriksaan laboratorium mikroskopik dengan menemukan

telur dalam spesimen tinja segar.

b. Secara makroskopik dengan menemukan proglotid pada tinja

c. Pemeriksaan laboratorium darah tepi: dapat ditemukan

eosinofilia, leukositosis, LED meningkat.

4. Petugas menegakkan diagnosa Taeniasis

Diagnosis Klinis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik,

dan pemeriksaan penunjang.

Diagnosis Banding : -

Komplikasi : Sistiserkosis

5. Petugas melakukan rencana penatalaksanaan pasien Taeniasis

a. Non Medikamentosa

Memberikan informasi kepada pasien dan keluarga mengenai

pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, yaitu antara

lain:

 Mengolah daging sampai matang dan menjaga kebersihan

Similer Documents